Kenapa Penerbit Selalu Terlambat Membayar

June 30th, 2010 by M. Ramdhan Adhi Leave a reply »

Judul ini sudah sangat deskriptif, saya pikir. Tinggal dijawab. Hehehee

Sampai sekarang hal ini jadi semacam tradisi di penerbit-penerbit yang pernah, dan yang sedang, bekerja sama dengan saya.

Di dalam kontrak selalu tertulis bahwa jika penulis/penerjemah menyerahkan naskah pada waktu yang melebihi deadline, maka dikenakan denda/penalti sekian persen.

Itu jelas klausul yang memberi motivasi bagi penulis/penerjemah untuk sesegera mungkin menyelesaikan dan menyerahkan pekerjaan. Apalagi ada klausul bahwa ada bonus jika pekerjaan tuntas tepat waktu atau sebelum jatuh tempo.

Tapi yang terjadi selalu pengulangan sejarah: penerbit terlambat melakukan pembayaran honor, dan tidak ada denda/penalti untuk keterlambatan itu. Penerbit selalu pandai meminta penulis/penerjemah bersabar.

Well, persoalannya bukan soal sabar dan tidak sabar. Tapi lebih kepada adanya keperluan-keperluan bulanan yang tidak bisa ditangguhkan dengan alasan “penerbit belum bayar honor saya”.

PLN akan mematikan listrik jika kita nunggak. Telkom akan mematikan telepon jika kita nunggak. Operator akan memblokir layanan seluler jika kita nunggak. Mereka tidak mungkin merasa terenyuh lalu tidak memblokir dengan alasan “kasihan pelanggan itu belum dibayar honornya oleh penerbit”. Belum lagi kalau ada kebutuhan-kebutuhan lain yang mendesak: sakit, biaya sekolah, dll.

Nah, semoga saja ada khalayak penerbit yang membaca tulisan ini. Itu pertimbangan utama kenapa sebaiknya penerbit jangan terlalu lama terlambat mencairkan pembayaran honor penulis/penerjemah. Terlambat 1-2 hari okelah bisa dimaklumi sebagai prosedur. Tapi kalau sudah berhari-hari, sudah masuk hitungan minggu, patut dipertanyakan bagian keuangannya itu kerjanya apa saja.

Kepada penulis/penerjemah yang mengalami hal sedemikian, saya hanya bisa berpesan untuk tetap bersabar sambil intens berkomunikasi dengan penerbit. Jangan lupa tetap tabah dan jangan malu meminjam uang kepada teman-teman dalam rangka menutupi biaya harian/mingguan/bulanan selama menunggu pembayaran.

Dan di situlah pentingnya kita punya tabungan. Karena kita sama-sama tahu bahwa (sebagian) penerbit memang selalu terlambat membayar.

Posted with WordPress for BlackBerry.

M. Ramdhan Adhi

Menikmati hidup sebagai penerjemah profesional dalam pasangan bahasa Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Anggota Penuh di Himpunan Penerjemah Indonesia dan Sekretaris di HPI Komda Jabar. Dosen luar biasa untuk mata kuliah English for Business di Program Studi Akuntansi, Universitas Pendidikan Indonesia. Memiliki hasrat terbesar dalam bidang linguistik, penerjemahan, Internet, blogging, riset dan penulisan.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle PlusDiggStumbleUponYouTube

Related posts:

  1. Proyek Terjemahan Selalu Menggairahkan
  2. Proyek Penerjemahan Buku Ajar
  3. Iklan Berbau Pornografi Selalu Sukses
  4. Jika Ada Goodbye Kenapa Tidak Badbye Atau Kthxbye
  5. Nasib Profesi Penerjemah
Advertisement

RealTranslatorJobs.com
Real Writing Jobs
SurveysPaid.com
Get Cash For Surveys
Wordpress Plugin Creates Backlinks Automatically!

  • http://uii.ac.id zahra

    oo… ada juga yah permasalahan kyak gini,, smoga para penulis tidak suka “Lupa” akan kewajibannya,,

    • http://www.mradhi.com adhi

      Seperti dalam tulisan ini, jelas ada denda/penalti jika penulis lalai dalam kewajibannya. Yang jadi bahan pertanyaan itu giliran penerbit yang lalai, dan itu sering, biasanya tidak ada denda/penalti.

  • http://www.seosaint.co.cc/2010/06/blogger-indonesia-dukung-internet-aman.html Blogger Indonesia dukung internet aman, sehat & manfaat

    dah prosedurnya kali,tapi kalo kita telat wah bisa kemana-mana urusannya…
    Blogger Indonesia dukung internet aman, sehat & manfaat
    .-= Blogger Indonesia dukung internet aman, sehat & manfaat´s last blog ..Blogger Indonesia dukung internet aman- sehat -amp manfaat =-.

  • http://mp3indodownload.blogspot.com Asbak – Cara Mencintaiku

    hallo gan salam kenal , terlambatnya nyampe berapa lama tuh
    .-= Asbak – Cara Mencintaiku´s last blog ..Drive – Katakanlah =-.

    • http://www.mradhi.com adhi

      salam kenal juga gan,
      kalau saya sih baru terlambat seminggu.
      janji dibayar dalam dua minggu,
      sudah menginjak minggu ketiga belum juga.
      tapi ini sih biasa, gan.
      saya malah pernah gak dibayar sama sekali :-D

  • http://indexbisnis.blogspot.com Fatur

    wew bisa gitu yah,.? ckckck
    .-= Fatur´s last blog ..Khasiat Makan Terong =-.

  • http://www.dalecarnegie.co.id/ Training komunikasi

    saya rasa asalkan ada pemakluman dari kedua belah pihak itu ga jadi masalah.. toh kita kan sama2 manusia..tapi kalo sampe beriminggu2 keterlambatannya itu sudah keterlaluan hehe

    • http://www.mradhi.com adhi

      biasanya kalo udah terlambat, si penerbit suka mendadak ngumpet dan rada susah komunikasi. beda dengan ketika nagih dan ngejar naskah :-D

  • http://www.tokoyogya.net batik

    coba dikonfirm aja ke penerbit mungkin ada alasan keterlambatannya, itu mungkin malah bisa clear anatara kedua belah pihak

    • http://www.mradhi.com adhi

      penulis/penerjemah mah pasti konfirm ketika keterlambatan itu terjadi. sambil nagih. biasanya langsung diminta bersabar tanpa ada kejelasan kenapa terlambat dan kapan pasti cairnya :-D

  • http://fit.uii.ac.id dwi

    wah klo gt merugikan sebelah pihak donk…

    • http://www.mradhi.com adhi

      nah, itu yang saya maksud dalam tulisan ini.
      tapi yaaa memang begitulah salah satu “duka” penulis/penerjemah.
      tapi toh kita harus tetap semangat berkarya ya :-)

  • http://andreasandre.net andre

    wah mending sebelum deal. di perjanjian ditambahkan tentang pembayaran aja, biar engga telat dan saling mnguntungkan. salam kenal ya

    • http://www.mradhi.com adhi

      halo gan andre salam kenal juga ya :-)

      kalo perjanjian sih pasti udah mencantumkan klausul supaya ga terlambat.
      cuma ini lebih ke masalah power relation: karena penerbit yg punya duit, maka ketika penerbit telat pun, penulis/penerjemah cenderung tidak berdaya.

  • http://agorepost.blogspot.com ago

    hihihihi….
    kalo menulis emang jadi penghasilan utama pasti kita kerepotan kalo penerbit tlat bayar. Dulu saya pernah menulis di PS karena iseng2 ya no problem mas…

    • http://www.mradhi.com adhi

      betul banget bos. itu salah satu faktor harus punya pos pemasukan lain, misalnya blogging… hihihi…

  • http://www.academyinsurance.info/ Academy Insurance

    haha, bayar aja ke pln pake buku anda bos

  • http://www.fortunerentcar.com sewa mobil

    salam kenal ya…

  • http://www.ogahrugi.com ogahrugi

    saya baru tahu klo penerbit suka telat membayar…

  • http://www.iklanbaristanpadaftar.com pasang iklan baris gratis

    salam kenal gan…

  • http://www.fortunerentcar.com rental mobil murah

    semoga semuanya bisa teratasi ya…

  • http://simpsmix.blogspot.com Ahmad

    mungkin si penerbit itu ada semacam internal problem kali, jdinya terlambat membayar kewajibannya. Tpai jika semua ini dibicarakan dgn baik” dan kedua belah pihak telah setuju dgn perjanjian sblmnya, maka ya pihak yg melanggar hrs di kenai fine atau denda yg sesuai. Tapi sabar aja mas, nanti jg dia yg ngejar” kita. Santai

  • boulengs

    sama gan. kasus yang sama terjadi sama gw

    telat sebulan. itu juga setelah gw ngomel-ngomel baru dibayar. itu juga gw diomelin dulu ama penerbit karena ngomelnya kaga sopan.

    lah?

  • http://www.medicineball-exercises.com/ Medicine Ball Exercises

    this post is very usefull thx!

  • http://obat-herbal.info. obat herbal

    kayanya pabelit sama modal/keuntungan.

  • http://www.webherbal.net Obat herbal

    Menurut saya asalkan ada pemakluman dari kedua belah pihak itu ga jadi masalah.. toh kita kan sama2 manusia..tapi kalo sampe beriminggu2 keterlambatannya itu sudah keterlaluan hehe……..

  • http://www.galeritenuntroso.com galeri-tenuntroso

    he,,,,,3x.
    ternyata begitu juga za,,,,,,,
    makasih atas coretan artikelnya semoga bermanfaat bagi para pembaca dan si penulis biar tidak terlambat membayar,

Buffer
GetSocial