Saya jadi heran dengan sikap FIFA terhadap kinerja wasit di Piala Dunia 2010 ini.
Dalam kasus gol Heinze ketika Argentina mengalahkan Nigeria, FIFA berkomentar bahwa gol itu tidak sah dan seharusnya dianulir karena saat Heinze hendak menanduk bola, Walter Samuel memegangi Chinedu Obasi yang hendak menghadang ke arah Heinze. Kita sama-sama tahu bahwa gol itu tetap sah tapi FIFA mengeluarkan rilis yang menjadi peringatan bagi wasit-wasit lain.
Dalam kasus Koman Coulibly, wasit asal Mali yang menganulir gol Maurice Edu sehingga AS dan Slovenia tetap 2-2, FIFA bahkan bertindak lebih galak lagi dengan memarkir Coulibaly dan tidak memasukkannya ke dalam daftar wasit yang akan memimpin pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Anehnya, untuk kasus tendangan Lampard yang bolanya sudah melewati garis gawang, dan kasus gol pertama Tevez ke Meksiko yang diduga kuat dalam posisi offside, FIFA bersikap NO COMMENT.
Sebagai penikmat bola, kita tentu tahu bahwa keputusan FIFA memang tidak akan mengubah hasil pertandingan. Tapi bukan itu yang saya ingin lihat dari FIFA. Saya ingin melihat FIFA lebih adil dan konsisten dalam menyikapi kasus-kasus keputusan wasit.
Posted with WordPress for BlackBerry.
Related posts: