Pagi ini ada kalimat inspiratif dari salah seorang teman baik yang cukup mengagetkan saya.
Dia bilang dia sedang tidak bahagia.
Entah apa sebabnya. Walohualam.
Selama ini saya pikir dia adalah orang yang selalu bahagia.
Mungkin karena secara kasat mata saya melihat dia sebagai orang yang memiliki apa-apa yang tidak dimiliki oleh sebagian besar dari kita, termasuk oleh saya.
Jujur saja, saya sempat terpikir, seandainya saya memiliki apa yang dia miliki, niscaya saya akan bahagia.
Tapi sms orang itu pagi tadi menyadarkan saya betapa sesuatu yang terlihat membahagiakan di mata orang lain belumlah tentu benar-benar membahagiakan bagi orang yang menjalaninya.
Mungkin kita sendiri pernah atau sering mengalaminya.
Kita memiliki sesuatu yang tidak dimiliki orang lain.
Orang lain sampai iri terhadap apa yang kita miliki.
Orang lain mati-matian berjuang berusaha mendapatkan apa yang kita miliki. Tapi toh ternyata hal itu tidak otomatis membuat kita bahagia.
Saya pikir, itu juga yang terjadi dengan teman saya itu.
Nah, dalam situasi begitu, apa yang harus kita lakukan?
Pertama, saya pikir kita perlu merumuskan kembali apa arti bahagia dan kebahagiaan bagi kita. Kedua, saya pikir kita perlu memikirkan kembali, apakah kita hendak menggantungkan kebahagiaan kita terhadap sesuatu di luar diri kita, ataukah menggantungkan kebahagiaan diri kita pada diri kita sendiri.
Dalam hidup era modern seperti sekarang, biasanya ketidakbahagiaan itu disebabkan oleh gaya hidup. Oleh rutinitas. Jika itu yang terjadi, biasanya kita hanya perlu mencari rutinitas baru. Jika kita sudah bekerja, berhentilah dari pekerjaan itu dan carilah yang baru.
Jika rasa tidak bahagia itu karena kita tidak menikmati kehidupan kita, pikirkanlah baik-baik semuanya.
Sangat mungkin sebetulnya ketidakbahagiaan itu karena kita tidak tahu bagaimana cara menikmati hidup.
Yah kira-kira seperti itulah.
Tapi saya tidak ingin mengajari anda semua tentang apa yang seharusnya anda pilih. Saya serahkan pilihan itu kepada kalian.
Saya pribadi memilih untuk tidak lagi menggantungkan kebahagiaan saya kepada unsur di luar diri saya. Saya memilih bahagia dengan apa yang saya miliki hingga sekarang.
Saya sadar hidup saya sama sekali tidak mudah. Begitupun hidup anda. Saya yakin kita semua punya medan perang tempat kita berjuang. Saya tidak tahu apa yang anda perjuangkan. Tapi saya tahu apa yang saya perjuangkan. Saya tahu siapa saja yang menjadi tanggungan hidup saya. Saya tahu siapa yang menggantungkan hidupnya kepada saya. Dan saya tahu apa yang saya tuju dalam hidup.
Demi orang-orang itulah. Demi tanggung jawab itulah. Demi tujuan itulah. Saya memilih bahagia dalam keadaan saya sekarang. Karena saya sadar, saya butuh rasa bahagia itu untuk menapaki kerasnya medan perjuangan saya. Saya butuh rasa bahagia itu untuk saya bagikan kepada orang-orang yang hidupnya bergantung kepada saya.
Hanya orang yang memiliki yang bisa memberi.
Saya ingin memberi.
Itu artinya saya harus terlebih dahulu memiliki.
Yuk mari, kita bahagiakan diri kita agar kita bisa membahagiakan orang-orang lain di sekitar kita.
Semoga anda semua berbahagia. :smile:


5 Comments on “Yang Bahagia Yang Tidak Bahagia”

You can track this conversation through its atom feed.

  1. thevemo says:

    kebahagiaan tidak dapat dibeli

  2. adhi says:

    Betul, Mas.

  3. Wisata Seo Sadau says:

    Amin… semoga kita berbahagia… bener tuh, yang penting cara pandang kita dalam menikmati hidup adalah kunci utamanya.

  4. Eddy says:

    MUSIK HIPNOTIS ANTI DEPRESI !!

    BANTU MEREKA YANG TIDAK TAHU JALAN KELUARNYA !!

    Di luar negeri sudah banyak yang menggunakan musik terapi untuk kesuksesan hidup dan keuangan.Jika anda lebih yakin dengan teknologi sekarang boleh coba musik terapi hipnotis di
    http://www.peluangkita.org

    Eddy
    Numpang iklan… thanks

  5. Air minum isi ulang says:

    Benar sekali.
    Kebahagiaan yang sebenarnya yaitu jika kita memiliki orang tua,keluarga dan sahabat yang mendukung apa yang sedang kita perjuangkan saat ini.
    Bukan hanya dengan materi, tetapi dukungan berupa support/moril yang bisa membuat kita bahagia.

    Salam kenal dari saya. . :smile:

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>