Mark Zuckerberg (kiri), CEO of Facebook, dan Jonathan Woodlief (kanan), remaja 14 tahun.
Seperti ingin mengokohkan citra sebagai situs gaul yang rajin berinovasi, terhitung sejak Jumat (23/10/09) Facebook kembali melakukan perubahan dengan menampilkan fitur News Feed dan Live Feed pada halaman muka (Home Page). Fitur ini langsung menyapa pengguna pada halaman Home atau sesaat setelah login. Konon, kehadiran tampilan baru ini ditujukan agar pengguna tidak melewatkan informasi atau kabar status dari temannya, khususnya informasi tentang aktivitas yang dilakukan dalam 24 jam terakhir.
News Feed adalah fitur dengan gaya baru yang memuat informasi terkini menurut kategori tertentu. Di sana akan ada kabar update status terbaru dan kabar tentang aktivitas teman-teman pengguna. Daftar ini dipengaruhi oleh popularitas informasi tersebut, yang bisa dilihat indikasinya berdasarkan jumlah orang yang berinteraksi di sana, misalnya berapa orang yang mengklik tombol “Like” atau memberikan komentar terhadap status atau aktivitas seseorang.
Adapun fitur Live Feed menampilkan update status terbaru secara live. Di sini kita bisa melihat segala jenis aktivitas yang dilakukan oleh teman-teman yang pada saat real time sedang online atau baru saja melakukan aktivitas di Facebook; entah itu pasang status baru, mengunggah foto baru, memainkan sebuah game, memberikan komentar kepada orang lain, memiliki teman baru, dan sebagainya. Seperti yang biasa kita kenal selama ini.
Tentunya kita percaya bahwa setiap perubahan atau penambahan fitur baru sudah melalui pertimbangan matang dari pengembang Facebook. Tapi rupanya tidak setiap orang menyukai pemandangan baru ini. Ada yang masih bingung dengan perbedaan dua fitur ini. Ada juga yang menganggap bahwa informasi yang ada di News Feed tidak menarik dan tidak penting bagi mereka.
Hadirnya fitur baru ini juga dirasakan membuat aplikasi-aplikasi berjalan lebih lambat dari biasanya. Termasuk ketika kita hendak mengklik friend request atau menerima kiriman hadiah dari teman-teman yang menggunakan aplikasi tertentu. Tentunya ini sangat menjengkelkan, khususnya bagi Facebookers yang memiliki koneksi Internet lambat.
Suara-suara ketidakpuasan itu mendorong hadirnya grup CHANGE FACEBOOK BACK TO NORMAL!! yang saat saya menulis artikel ini sudah beranggotakan 1,5 juta-an Facebookers. Ada juga grup PLEASE GIVE US OUR OLD NEWS FEED BACK yang sekarang ini beranggotakan sekitar 600 ribu pengguna.
Uniknya, grup CHANGE FACEBOOK BACK TO NORMAL!! itu diadministratori oleh Jonathan Woodlief, seorang anak berusia 14 tahun yang gemar bermain FarmVille. Orangtuanya pun tidak tahu apa-apa soal kelakuan anak mereka yang masih duduk di kelas 2 SMP itu. Saat wartawan The Charlotte Observer menghubungi mereka, barulah mereka sadar apa yang dilakukan oleh anak mereka yang cerdas itu.
Jonathan memang gemar bermain Facebook. Tapi dia bukanlah pembuat grup itu. Sehari setelah grup itu ada, Jonathan bergabung dengan grup tersebut karena dia memang tidak menyukai perubahan baru Facebook. Setelah melihat-lihat isinya, dia melihat grup itu tidak memiliki administrator. Saat itulah dia mengklik sebuah tombol yang menjadikannya sebagai administrator grup, lalu dia juga menambahkan kalimat “Lets try and get 10,000,000 people to join!” ke dalam grup yang perkembangan anggotanya sudah sangat pesat itu.
Terlepas dari bagaimana proses kelahiran grup berisi suara-suara protes ini, setidaknya ini merupakan gambaran betapa tampilan News Feed dan Live Feed gaya baru ini kurang mendapatkan sambutan baik dari (sebagian) pengguna. Entahlah apakah Zuckerberg akan menindaklanjuti keluhan ini atau tetap maju terus pantang mundur.
Saya sendiri tidak suka dengan tampilan baru ini. Tapi untuk mengatasinya, saya melihat Facebook sendiri tetap memberikan pilihan untuk kembali ke gaya lama. Caranya sederhana saja:
- Masuk ke Home Page.
- Tepat di bawah tulisan besar Facebook dan Home, ada daftar aplikasi bawaan Facebook.
- Klik More sampai terlihat menu Status Updates.
- Geser menu Status Updates itu hingga menempati urutan teratas.
- Sekarang kita sudah punya Facebook “gaya lama” setiap kali masuk Home Page.
Bagaimana dengan Anda? Jika Anda seorang Facebooker, apakah Anda menyukai perubahan ini?
Catatan: foto diambil dari The Charlotte Observer.
Related posts: