Piala Dunia 2010 sudah mendekati akhir. Ada empat negara yang siap bertarung memperebutkan dua jatah final. Ada tangis dan kekecewaan ketika tim jagoan tersisih, misalnya Brasil, Inggris, Argentina. Ada decak kekaguman melihat tim muda Jerman begitu digdaya. Sayangnya, kekhusyuan kita (para penikmat sepakbola, yang bukan penikmat pasti tidak) mengikuti Piala Dunia agak terusik dengan munculnya kasus-kasus hukum yang serba geje.
Kenapa terusik, karena pemberitaan media massa cetak/elektronik/internet Lanjut Baca Archive for the ‘Sosial Politik’ category
Inilah Bedanya Piala Dunia Dan Perkara Hukum Di Indonesia
July 5th, 2010
Piala Dunia 2010 sudah mendekati akhir. Ada empat negara yang siap bertarung memperebutkan dua jatah final. Ada tangis dan kekecewaan ketika tim jagoan tersisih, misalnya Brasil, Inggris, Argentina. Ada decak kekaguman melihat tim muda Jerman begitu digdaya. Sayangnya, kekhusyuan kita (para penikmat sepakbola, yang bukan penikmat pasti tidak) mengikuti Piala Dunia agak terusik dengan munculnya kasus-kasus hukum yang serba geje.
Kenapa terusik, karena pemberitaan media massa cetak/elektronik/internet Lanjut Baca Tentang Tempat Judi Di Pulau Terpencil
July 2nd, 2010
Pagi ini saya membaca berita yang cukup asik. Kandungan berita ini sungguh menarik, khususnya karena adanya nalar yang menggelitik.
Ini berita dari DetikCom:
Kamis, 01/07/2010 17:41 WIB
Pemerintah Disarankan Buat Tempat Judi di Pulau Terpencil
Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Warga negara Indonesia menduduki peringkat ke-3 sebagai orang yang paling banyak berjudi di Singapura. Mencermati fenomena ini, agar devisa tidak hilang, pemerintah pun disarankan membuat lokalisasi judi.
"Pemerintah Lanjut Baca
Jangan-Jangan Warga Jadi Enggan Melapor Karena Takut Malah Ditangkap
May 10th, 2010
Saya bukan simpatisan apalagi pendukung Susno. Meski di sisi lain, saya juga tidak ingin menuduh Susno. Saya hanya mengikuti beritanya, karena ingin tahu siapa sih sebetulnya yang bermasalah di sana. Walau saya tidak yakin bahwa negeri ini mampu mengungkap kebenaran kasus-kasus itu seterbuka mungkin. Rasanya bukan tradisi negeri ini ya. hehehehe...
Khusus berita hari ini, saya merasa tertarik membaca komentar Ketua DPR RI tentang penangkapan Susno.
[spoiler intro="Kutipan Berita" title="Komentar Lanjut Baca
Bahasa Iklan Operator Selular, Antara Menipu Versus Memanfaatkan Ketakcermatan Konsumen
May 9th, 2010
Sampai sekarang, bahasa iklan-iklan operator selular selalu bombastis. Masyarakat juga dengan mudahnya menuduh bahwa iklan-iklan itu menipu.
Okelah, kalau memang ada satu-dua iklan yang bernada menipu, maka kita sebut itu memang penipu. Itu beda cerita.
Tapi bagi saya, sebagian besar (kalau tidak semua) bahasa iklan itu sebetulnya TIDAK MENIPU, tapi memanfaatkan KETAKCERMATAN KONSUMEN.
Siapa sih yang tidak suka barang atau jasa yang murah?
Siapa sih yang tidak suka barang atau jasa yang Lanjut Baca
Sri Mulyani Membawa Berita
May 6th, 2010
Hari-hari ini pemberitaan seputar Sri Mulyani mendominasi televisi. Momentum yang membuatnya jadi begini.
Kepindahannya ke Bank Dunia berlangsung tepat ketika sebagian kalangan menuduhnya bertanggungjawab atas kasus Century. Sebagian kalangan yang lain tentu membelanya sebagai tidak bersalah.
Kepindahannya juga berlangsung tepat ketika dia sudah menjalani satu kali pemeriksaan oleh KPK.
Kalau sudah begitu, banyak benak pun bertanya-tanya.
Apakah itu promosi? Di dunia kerja, orang dipromosikan Lanjut Baca
Ketika Chaerul Saleh Dibebaskan
May 4th, 2010
Keputusan hakim PN Jakarta Pusat membebaskan Chairul Saleh dalam kasus dakwaan kepemilikan ganja memberikan secercah harapan akan rasa keadilan di negeri ini. Rupanya keadilan itu masih ada.
Di sisi lain, kisah pilu sang pemulung yang dijebak sehingga terkesan memiliki ganja itu menyisakan pelajaran bagi kita. Bagaimana para penyidik POLRI bisa merekayasa BAP, itu tentu membawa ingatan kita pada BAP kasus Bibit-Chandra, selain juga BAP yang melibatkan isu Susno (tapi saya tidak tahu kebenaran Lanjut Baca
Dipenjara 15 Tahun Karena Berusaha Masuk Penjara
March 28th, 2010
Biasanya orang diberi tambahan hukuman tahanan penjara karena berusaha kabur dari penjara. Tapi Sylvester Jiles, 25, seorang warga Florida, justru dipenjara karena berusaha menerobos masuk penjara dan melawan petugas.
Seminggu sebelum sanksi itu diberikan oleh Brevard County Detention Center, Jiles baru saja menghirup udara bebas dalam masa percobaan hukuman karena membunuh seseorang dalam dakwaan pembunuhan tidak terencana. Rupanya Jiles takut keluarga sang korban membalas dendam sehingga dia Lanjut Baca
Dari Rokok ke Toilet
March 15th, 2010
Bukan cuma rokok yang menyala saja yang menimbulkan panas. Semua rokok, termasuk yang masih dibungkus rapi, senantiasa menimbulkan bara. Terlebih lagi ketika baru-baru ini ada yang menyulut isu rokok haram. Maka semakin panas saja ia.
Saya bukan seorang ulama yang bisa menganalisis dan menafsiri hukum-hukum agama yang berkaitan dengan masalah rokok. Saya bukan seorang dokter yang mampu membaca dengan baik pengaruh rokok terhadap kesehatan seseorang. Jadi tidak pada tempatnya kalau saya berpanjang Lanjut Baca
Ini Baru Made In dan Made By Indonesia
March 4th, 2010
Ceritanya saya ingin membuat survey tentang budaya apa sajakah yang memang ciri khas buatan Indonesia. Selama ini kita mengenal istilah made in Indonesia sebagai sesuatu yang dibuat di Indonesia. Artinya lokasi pembuatannya di Indonesia. Dalam konteks industri, pemilik merk dagangnya mungkin orang Jepang atau Amerika, ada bagian atau komponen (parts) dari luar, tapi tetap pembuatan barang dagangannya di Indonesia. Sedangkan istilah made by Indonesia saya artikan sebagai sesuatu yang dibuat oleh (orang) Lanjut Baca
Taman Wakil Rakyat
March 2nd, 2010
Nonton tayangan sidang paripurna DPR tadi siang, saya jadi teringat ucapan almarhum Gus Dur tentang perilaku para wakil rakyat di zamannya. Miris rasanya membaca semua kilasan peristiwa detik-detik akhir menuju sidang paripurna, ketika ada sebagian orang sibuk kasak-kusuk. Juga miris ketika melihat bagaimana orang-orang dari parpol yang satu itu selalu gaduh menyoraki sesama wakil rakyat beda partai yang sedang berbicara. Lebih miris lagi ketika pemimpin sidang mengakhiri sidang secara sepihak.
Saya Lanjut Baca
