Tujuh Tempat Terbaik Kursus Gratis Terjemahan

language-services

Di zaman Internet seperti sekarang ini, menjalani hidup sebagai penerjemah lepas waktu profesional terasa lebih mudah. Bekerja di rumah, jam kerja diatur sendiri, pekerjaan sering datang sendiri via email, pembayaran rutin masuk rekening tiap bulan dalam jumlah yang cukup untuk membakar semangat kerja dan pasang cita-cita beli kendaraan, rumah dan naik haji bersama pasangan dengan [...]

Continue reading →

Jika Ada Goodbye Kenapa Tidak Badbye Atau Kthxbye

kthxbye_shirt

Pagi ini saya membaca obrolan di Tweeter antara @imonika dan @angdamdewi (maaf kepada dua orang ini, obrolan kalian saya jadikan tulisan ya, hehehe). Penggalan percakapan yang menarik perhatian saya adalah: Awh..u’re rite, maybe there’s no good in goodbye. he. Gmornin erna RT @angdamdewi: What about a “badbye”? Begitu sering kita menggunakan kata goodbye, padahal belum [...]

Continue reading →

Conference on Applied Linguistics 3

Globalization and the greenhouse effect are two issues now appearing in our daily discussions. Globalization will integrate our social and economic activities into a global system. Free trade areas, such as AFTA, NAFTA, ACFTA, and cross border education will benefit one country, but will disadvantage another. The greenhouse effect will be a serious threat to [...]

Continue reading →

Konferensi Linguistik Terapan 2

Setelah sukses dengan Konferensi Internasional Linguistik Terapan 1, tahun ini Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan Konferensi Internasional Linguistik Terapan 2. The Second International Conference on Applied Linguistics (Conaplin 2) ini bertema Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Studi Bahasa, Pendidikan Bahasa, dan Penggunaan Bahasa. Menurut brosur yang disebarkan oleh panitia, tanggal 15 April 2009 adalah batas [...]

Continue reading →

Linguistik, Bahasa dan Kebahasaan

Mulai hari ini, saya akan dan ingin mencoba untuk menulis tentang linguistik. Segala sesuatu yang terkait dengan linguistik, dan bahasa, akan coba saya bahas. Misalnya tentang linguistik itu sendiri, cabang-cabang linguistik, manfaat linguistik bagi kehidupan. Juga menarik membahas asal-usul kata, variasi bahasa, fenomena bahasa dalam kehidupan sehari-hari, dan banyak lagi. Untuk menghindari kesan perkuliahan, saya [...]

Continue reading →

Asal Usul Kata OK

Kata “OK” sudah sangat akrab bagi kita, dan bisa jadi ini adalah kata dalam bahasa Inggris yang paling tersebar luas ke seluruh dunia. Kata ini digunakan oleh para penutur bahasa-bahasa yang masih satu rumpun dengan bahasa Inggris, hingga yang berbeda rumpun. Bahkan orang-orang Rusia yang tidak mengenal susunan vokal+konsonan seperti ini, tetap fasih melafalkan “OK”. [...]

Continue reading →

Pengaruh Pola Asuh terhadap Perkembangan Bahasa Anak

Setiap insan memiliki potensi yang sama untuk menguasai bahasa. Proses dan sifat penguasaan bahasa setiap orang berlangsung dinamis dan melalui tahapan berjenjang. Dalam hal ini dikenal dua istilah yakni pemerolehan dan pembelajaran bahasa. Kridalaksana (2001: 159) mendefinisikan pemerolehan bahasa (language acquisition) sebagai proses pemahaman dan penghasilan bahasa pada manusia melalui beberapa tahap, mulai dari meraban [...]

Continue reading →

Anda

Usai menunaikan shalat zhuhur, saya dan seorang teman duduk-duduk sambil berbincang-bincang di selasar Al-Furqan, simbol kereligiusan kampus Universitas Pendidikan Indonesia.  Seorang perempuan melintas di hadapan kami.  Teman saya menunjuk ke arah perempuan itu sambil berkata, “Saya seneng sama akhwat itu.  Dia ngomongnya sopan sekali.  Kalo ngomong sama saya dia selalu pake kata Anda.  Padahal sama [...]

Continue reading →

Akhwat adalah Perempuan (Tapi Tidak Sebaliknya?)

Di lingkungan kampus, khususnya di kalangan aktivis keislaman, ada sebuah gejala bahasa yang menarik; yaitu penyerapan kosakata bahasa Arab (BA).  Dari sekian banyak kata yang diserap, tulisan ini membatasi pembahasan pada lima kata, yaitu antum, akhi, ukhti, ikhwan, akhwat.  Kelima kata tersebut mengundang kontroversi karena ada kecenderungan memarjinalkan kosakata bahasa Indonesia (BI) yang bersinonim dengannya.  [...]

Continue reading →