Berkat blogging, saya mendadak jadi web developer. Ini satu berkah dan anugrah yang tidak disangka-sangka dan tidak pernah saya bayangkan sebelumnya.
Dulu sekali, ketika saya mulai ngeblog, yang saya pikirkan hanyalah mempunyai media untuk menampung segala macam curhatan saya.
Lama-lama, seiring perkenalan saya dengan jagad blogoshpere beserta seluruh (lebih tepatnya sebagian) isinya, mulailah saya mengenal yang namanya blogspot (dulu blogger) dan wordpress. Di sanalah blog-blog perdana saya dibangun.
Lama-kelamaan saya mulai lebih sering dan lebih suka membangun blog bermesin wordpress. Lalu mulai sering pilih-pilih theme. Kemudian tidak puas dengan ini dan itu dari theme pilihan. Berikutnya mulailah ngoprek-ngoprek theme berbekal Google.
Mau modifikasi header, cari caranya di Google. Begitupun ketika mau edit sidebar, dan setiap elemen dari theme yang digunakan. Pokoknya semua ilmu per-theme-an itu saya dapat dari hasil gugling.
Dari sanalah kemudian saya semakin mengenal WordPress dan bagaimana mesin blog yang satu ini memang sangat powerful sehingga bisa digunakan untuk tipe website apapun. Termasuk untuk membangun website perusahaan. Dan dari situlah terbuka pintu rejeki.
Berbekal pertemanan dengan beberapa orang yang punya bisnis sendiri, yang berwiraswasta, atau yang bekerja di lembaga-lembaga yang membutuhkan website, saya dengan kepercayaan diri yang cenderung dipaksakan (karena sebetulnya gak punya ilmunya, hehehe) menawarkan jasa membuat website untuk kepentingan kantor mereka.
Dan ternyata ada juga yang minta dibuatkan. Ada yang berformat persis seperti blog, lengkap dengan fitur komentar yang diaktifkan. Ada yang minta berbentuk company profile, dan lain-lain.
Berbekal theme gratisan, atau theme yang masih tergolong murah, maka mulailah saya berkutat mengerjakan pesanan website dari kawan-kawan itu. Ada yang tidak terlalu memuaskan saya (karena ilmu saya waktu itu masih di tingkat amat sangat dasar), ada yang sudah agak memuaskan seiring dengan pertambahan ilmu yang serba sedikit demi sedikit dan serba mengandalkan Google. Tapi saya sangat menikmati semua proses belajar itu. Lebih menikmati lagi ketika pekerjaannya selesai, saya dan klien puas, lalu sedikit uang tanda jasa mengalir ke rekening. hehehehee…
Itulah sebabnya saya katakan bahwa saya mendapat berkah dari aktivitas blogging. Ada tambahan ilmu, ada tambahan pintu rejeki, juga ada tambahan jaringan silaturahmi.
Related posts:
Pingback: Tweets that mention Mendadak Jadi Seorang Web Developer Otodidak Berkat Blogging -- Topsy.com