Mumpung masih masa-masa libur pascalebaran, saya lebih punya banyak waktu luang untuk mengurus blog. Kebetulan ada email notifikasi dari penyedia layanan hosting langganan, yang isinya mengabarkan tentang masa jatuh tempo beberapa domain saya di sana. Surat tersebut membuat saya sadar: ternyata ada beberapa domain yang selama ini tidak terurus sama sekali.
Dulu, domain-domain itu dibeli dengan rencana akan dimonetisasi dengan Google Adsense. Tapi, karena kesibukan di bidang terjemahan, khususnya dengan adanya orderan berkala untuk penerjemahan dan pelokalan beberapa materi dan situs dari sejumlah klien, sebagian di antara blog itu jadi terlantar. Tidak terurus sama sekali.
Pikir-pikir, daripada nganggur sama sekali, akhirnya saya parkirkan saja domain-domain itu. Setelah pilih sana-sini, pilihan akhirnya jatuh ke Google Adsense for Domain dan Whypark. Total ada 18 domain yang nganggur, dan saya bagi dua secara rata. Kebetulan, saya belum pernah memakai kedua layanan tersebut. Jadi, ya, anggap saja ini percobaan.
Meski bertema percobaan, tidak berarti semua domain itu akan saya parkir begitu saja. Supaya ada hasil yang baik, semuanya butuh sentuhan teknik SEO (search engine optimization). Tekniknya tidak perlu yang aneh-aneh, cukup yang dasar-dasar saja, yaitu mengerahkan traffic dan mengembangkan incoming link buildings. Untuk monetisasi di Whypark, saya tidak ingin pakai Adsense. Selama 3-6 bulan ke depan, akan saya coba beberapa pola, sampai terlihat mana yang paling bagus kinerja monetisasinya.
Selain memarkir domain sambil berharap ada recehan yang masuk, tujuan berikutnya adalah memantau domain mana yang punya potensi untuk dikembangkan. Ini mungkin baru terlihat setelah 6-12 bulan ke depan. Kalaupun ternyata misalnya tidak ada yang berpotensi bagus, ya berarti semuanya akan terus diparkir. hehehe…
Kalau Anda punya pengalaman dengan kedua layanan itu, boleh dong dibagi cerita dan kiatnya di sini ya.
M. Ramdhan Adhi
Menikmati hidup sebagai penerjemah profesional dalam pasangan bahasa Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Anggota Penuh di Himpunan Penerjemah Indonesia dan Sekretaris di HPI Komda Jabar. Dosen luar biasa untuk mata kuliah English for Business di Program Studi Akuntansi, Universitas Pendidikan Indonesia. Memiliki hasrat terbesar dalam bidang linguistik, penerjemahan, Internet, blogging, riset dan penulisan.
Related posts:









