Bahkan Kuburan Juga Bisa Menikah

Mendengar kata kuburan, serta merta kita bisa membayangkan suasananya yang sublim, syahdu, dalam kesunyian yang bagi sebagian orang mungkin akan lebih dimaknai menyeramkan. Tapi tidak untuk Kuburan yang satu ini. Kuburan ini malah akan segera menikah.

Lama sekali tidak terdengar kabarnya. Lebih kurang tiga bulan sejak artikel blog terakhirnya mampir ke email saya. Saya ingat artikel terakhirnya itu dipos tanggal 9 Februari 2010. Sejak itu pula tidak ada kehidupan di blognya. Tidak ada lagi tips and tricks yang masuk ke email-email mereka yang berlangganan, termasuk saya.

Sempat saya bertanya-tanya, ke manakah Kuburan yang satu itu? Apakah virus di blognya sudah menggerogoti seluruh bisnisnya sehingga dia berhenti beroperasi atau memulai semua dari nol lagi?

Jawabannya muncul 11 Mei kemarin. Rupanya dia sedang sibuk mempersiapkan pernikahannya. Waaah pantesaaaan…. hehehehe…

Kuburan adalah guru saya dalam “matakuliah” blogging for profit. Dia mungkin tidak seterkenal Cosa Aranda, Lutvi Avandi, atau yang lain. Orang lain mungkin lebih suka berguru ke Darren Rose, Yaro Starak, atau yang lain. Saya mengakui kehebatan orang-orang yang saya sebutkan itu. Tapi kalau secara spesifik ditanya tentang siapa guru yang mengajari saya cari duit dari blogging, maka dengan lugas saya akan menunjuk Kuburan.

Dari Kuburan saya membeli domain-domain ber-Page Rank, lalu meng-hosting domain-domain itu, juga mengenal program-program penghasil dollar dan segala macam trik-triknya. Darinya pula saya membeli dua produk yang mantaf (meskipun saya tidak menjalankan isi ebooknya secara langsung, tapi hanya memodifikasinya sesuai kebutuhan saya, hehehehe maaf ya Kub). Obrolan-obrolan khas tengah malam menjelang subuh berisi topik-topik khas penganut aliran pemikiran anarkis (tolong bedakan dengan istilah anarkis yang dimaknai suka berbuat kekerasan), adalah percakapan intelektual santai yang selalu terjadi ketika saya menyapanya lewat Yahoo Messenger.

Itu dulu. Ketika jam kerja blogging kami memang bertemu. Semakin ke sini kelihatannya jam operasional kami berbeda. Khususnya saya juga mengubah pola kerja online seiring dinamika aktivitas offline. Tapi sungguh itu tidak mengubah status sang Kuburan sebagai guru blogging saya. Khususnya untuk pendalaman materi-materi yang berhubungan dengan jurus-jurus cari dollar di Internet. Andai suatu hari nanti saya jadi orang yang ngetop lewat blogging, lalu ada media massa cetak/elektronik yang mewawancarai saya, pasti saya sebut juga nama Kuburan. hehehee…

Jadi, kepada sang guru, Kuburan, dengan ini saya mengucapkan selamat atas rencana pernikahannya. Semoga diberikan kelancaran selama masa persiapannya, dan selamat memasuki kehidupan barunya kelak yang lebih sempurna sebagai jiwa yang merdeka.

Comments

  1. says

    Hahaha namanya kok kuburan bro, tanyain gih :P
    Yup orang mau nikah emang serba sibuk. Edan banget gw ngeliat doank juga, mulai dari dateng ke bridal show, cari katering, busana, kue, pre-wed, dll….

    However, congratz to bro Kuburan. Ntar blog dy saya lihat, kayanya menarik :P

Trackbacks

Silakan Komentarnya